Jagalah selalu kesehatanmu sayangku.
Karena dari tubuhmulah akan tumbuh sayap-sayapmu.
Terbang bersama mimpi-mimpi berkelana,
menjelajah setiap keinginan dan harapan,
untuk menghiasi awan pengembaraan.
Jagalah selalu pikiranmu sayangku.
Karena dari pikiranlah semua langkahmu
akan membawamu kepada kebebasanmu,
meruang bersama setiap kemungkinan
dan pilihan–pilihan yang kadang memuakkan.
Jagalah selalu jiwamu sayangku.
Karena dari jiwamulah sebenarnya matamu berada
untuk melihat dan memahami hidup yang sering
tak begitu ramah kepada kita dan memperbudaknya pada ketakutan yang kita ciptakan
sendiri.
Jagalah selalu hatimu sayangku.
Karena hanya hatimulah yang tak akan pernah membohongimu,
dan yang selalu setia mencintaimu melebihi siapapun di dunia ini…
Termasuk aku (tentu saja).
Dari hatimu jugalah semua kebenaran akan pencarian akan menemui muaranya.
jagalah selalu dirimu baik-baik sayangku..
...
janji?
....You're all kinds of beauty as you end my crazy day.
And you sweetly retire as the stars chase you away :)
Sabtu, 06 November 2010
Janji?
Kamis, 30 September 2010
Rabu, 29 September 2010
Selasa, 28 September 2010
Senin, 27 September 2010
Soma Mandala - Amrita

Aku tak sepenuhnya mengenalnya,
Tidak tahu ia datang dari barat, timur, utara, atau selatan.
Yang aku tahu,
Kutemukan dirinya dalam secangkir caffé latte hangat,
Dengan tambahan satu sendok makan bubuk cokelat pekat,
Dan ditemani 3 batang rokok sampoerna mild
Kuhirup aromanya,
Meresapi manisnya, pahitnya,
Dan aku akhirnya tahu,
Bola matanya cokelat dan menenangkan,
Ia tidak datang dari barat, timur, utara, maupun selatan....
Melainkan dari hati.
Aku tak mau tanggal lahirnya,
Asalkan tahu dia ada kemarin, sekarang, esok.
Aku tak butuh tahu berapa lama dia berada disini,
Asalkan bisa rasakan keberadaannya.
Tak perlu hafal nama panjangnya,
Asalkan dia tahu aku yg memanggilnya.
Aku cukup tahu,
Dia,
Yang kutemukan dalam segelas caffé latte hangat,
Dengan tambahan satu sendok bubuk cokelat pekat,
Dan ditemani 3 batang rokok sampoerna mild.
.................
Kamu.
Ya,
Kamu :)
Sabtu, 11 September 2010
Doa
Cukup dengan membawa ransel & hati sebagai peta.
Dan saya akan benar-benar merasakan bahwa saya adalah anak Semesta yang sesunggunya.
Semoga.
Jumat, 10 September 2010
Don't Mind The Symbol
Jujur saja, saya sedih. Kenapa harus selalu ada kejadian seperti ini.
Saya berpikir, mencerna, dan akhirnya sampai pada suatu kesimpulan:
Kitab suci mustahil dibakar..
Yg bisa dibakar cuma kertasnya, pesan sucinya anti api.
Mengenal Tuhan tanpa terjebak simbolisme, itu indah.
and I think furthermore, this whole life is sacred and holy.
Try burning that :) may we enjoy realistic peace...
Mohon maaf lahir batin semuanya :)
Selasa, 07 September 2010
Dulu, Kemarin, Sekarang, Esok
Dulu hanya ada kamu,
Dulu belum ada kita.
Kemarin aku dan kamu berjalan bersisian,
Kemarin aku dan kamu berlarian menembus gerimis,
Kemarin aku dan kamu minum di gelas yang sama,
Kemarin aku dan kamu berbagi cerita.
Sekarang aku disini,
Dan kamu di seberang lautan.
Esok,
Semoga akan ada kita.
:)
Kamis, 26 Agustus 2010
Beautiful Revenge

Meet Shosanna Dreyfus.
She is a character in Inglourious Basterds, played by Melanie Laurent.
She's a French-Jewish girl whose family is murdered by the Nazis. Shosanna escapes persecution and operates a movie theater in Paris, France.
Shosanna bears a resemblance to another character from Tarantino's films: The Bride. Like The Bride in Kill Bill, Shosanna is blonde, smart, strong and is out for revenge.
And I'm in love with her :)
Minggu, 22 Agustus 2010
2 H untuk kata cintaHH
cinta selalu soal hati.
cinta selalu hati yang tak pernah bisa dinalarkan karena hati yang berpikir.
cinta selalu soal hati yang membuat aliran darah lebih kencang
dan mampu mempengaruhi kerja raja tubuh yaitu otak.
cinta selalu soal hati dimana seolah-lah dunia akan menjadi ramah
dan masalah akan selalu teratasi hanya dengan cinta.
cinta selalu soal hati karena hati yang membaca manusia
cinta selalu soal hati yang sering ragu untuk melihat kebenaran dunia
cinta selalu soal hati karena hatilah yang akan meluka dan tertawa
"H" ke dua untuk Hubungan:
cinta selalu soal dua titik yang akan membentuk garis bernama hubungan
cinta selalu soal hubungan yang akan menguji
kedewasaan hati dan otak dalam setiap waktunya
cinta selalu soal hubungan dimana menjaganya selalu lebih sulit dibanding meraihnya
cinta selalu soal hubungan karena semua kepercayaan kita taruhkan didalamnya
cinta selalu soal hubungan karena dalam hubungan itu ujian terhadap makna selalu dipertanyakan dan dibimbangkan
cinta selalu soal hubungan karena didalamnya semua harapan dan mimpi kita tanamkan
...
dan cinta selalu tak pernah punya alasan mengapa dia datang dimana saja dan kepada siapa saja untuk alasan yang tak pernah kita ketahui.
selalu mencintaimu CintaHH :*
Kado Cinta

Dia datang diam-diam duduk disampingku tanpa suara.
Saat itu mataku sembab.
Aku patah hati, terluka ingin bunuh diri.
”mau rokok?” ah, tidak terima kasih jawabku.
”ganja?” aku menggeleng santun.
”chivas regal?” aku agak kesal karena kediamanku terusik
”cinta?” aku terhenyak tanpa sadar mengangguk.
Dia tersenyum berdiri dan mengusap kepalaku.
Sambil deg-degan aku tersipu lirih dan bertanya,
”siapa namamu? aku begitu tersanjung dengan cintamu”
... Dia tertawa sambil berlalu ”panggil saja aku Tuhan!”
Black Obsidian
Bicaralah Perempuan!

Sering aku di tikam perasaan yang bersalah saat aku harus bertatapan dengan wajah itu.
Ada yang tak kumengerti dari guratan peristiwa yang diciptakan dari hari penuh dusta dan teriakan karena kekesalan yang memuncak.
Makna yang tak pernah aku tahu, kapan akan tiba waktunya aku berbicara jujur tentang cinta yang aku gambar sendiri lewat kerumunan massa yang memandang acuh saat aku bersama wajah yang menghiasi segala hari.
Ah, kejujuran yang mungkin tak akan mereka mengerti, karena kata-kataku telah menjadi burung. Bersayap dan terbang ke batas cakrawala. Mencari sendiri matahari yang aku biarkan aku meleleh dibatinku.
Sedangkan aku hanya bisa diam. Hanya bisa mencari batas tanda tanya pura-pura. Kesunyian yang aku puisikan, melintas ingatan. Berenang dalam lautan peristiwa. Menggenggam kejujuran beban tak tertahan. Menyimpan duka dada yang berserakan dalam tangis tanpa air mata. Menyimpan api yang membakar angan. Perlahan. Menyakitkan. Beribu kalimat makian menekan-nekan. Muntah dari rongga dada yang menyimpan cerita kehidupan.
Sekedar puisi tangan menari, lepaskan gelisah berkelana mencari malam yang bisa diajak berkaca dalam keheningan. Aku pahat romantika dari buku-buku peradaban. Mengusir keterasinganku dari dunia kewajaran. Menyusuri kejujuran yang tak juga aku kenali sebelumnya. Mencoba memahami peristiwa yang berulang, datang dan pergi.
Dalam kesunyian aku mencari wajah sendiri.
Dalam kegamangan kucoba untuk mendengarkan saja.
Bicaralah!
"Bicaralah, perempuan".
Mari Percaya Dongeng Itu Ada :)
Padahal terkadang sebuah senja tidak selalu bermatahari. Seperti sebuah dunia tanpa waktu. Tiba-tiba berdentam ke suatu acak dalam dada yang mengaburkan pandangan mata dengan sedan. Keindahan menjadi suatu yang masokis. Meruak, membenam, terburai bersama lelap2 bocah yang tetap mempercayai negeri bernama dongeng itu ada.
Selasa, 10 Agustus 2010
I Am A Whale

Saya ngga berbohong. Tidak pernah sedikit pun.
Saya ini seekor IKAN PAUS.
Saya memang tinggal di daratan.
Tapi benar, saya seekor IKAN PAUS.
Kenapa? Jangan tanya.
Seekor IKAN PAUS juga tidak pernah bertanya kenapa ia IKAN PAUS.
Setidaknya itu yang saya rasakan selama ini.
Terlalu lama tinggal di daratan sering membuat tubuh terasa oleng.
Kadang-kadang sesak.
Saya ingin punya cukup udara.
Saya ingin bisa bernafas dengan lepas.
Tanpa harus takut kehabisan oksigen.
Dimana?
Coba tunjukkan :)
RINDU...
Maksud saya, menulis dengan cara saya.
Menulis tanpa aturan, tanpa beban, tanpa adanya pemikiran apakah tulisan saya bisa bermanfaat untuk pembaca, bisa dipertanggung jawabkan.
Saya rindu menulis tanpa harus memusingkan judul. Tanpa harus mengingat-ingat dimana seharusnya meletakkan titik, koma, memiringkan huruf.
Blog ini sudah cukup terlantar. Sudah cukup tidak ditengok.
Kemarin saya memikirkan kamu. Saya sedih, karena sudah berapa lama ini tidak ingat kamu.
Saya terlalu lelah untuk memikirkan kamu. Terlalu lelah menyusun kata-kata di luar sana. MAAF.
Kamis, 25 Maret 2010
Moments In Life -- 16 Maret 2010
Don’t count the years - count the memories
I seem To Enjoy My Hopeless Life -- 16 Maret 2005
Ini juga tulisan 5 tahun lalu.
Yang ini favorit saya :)
I don`t know where to start… I don`t know how to begin… These days i didn`t hope too much. Maybe because i stop hoping a long time ago. Nowadays i just deal with what in front of me, something not too far away. Too much dissapointment happens and i just let go of all hopes i have back then. Too many dreams goes ashtray and too many expectations reveals itself as empty promises, in the end.
You see, these things are like cancer, eating you slowly from the inside, and when you finally realized that these hopes are impossible to come true, it`s already too late to change anything. Then dissapointment hits you hard on the jaw and BOOM ! You go cold turkey. Nobody promised you that all your hard work would really pay off. Your lover can`t really be in love with you forever and ever. And one day your best friend would stab you in the back and you know what ? This shit`s really happen. You may say that these are nuttin but a loser`s lament, a coward statement. I never did care much about being a winner or some brave warrior anyway, so what if i`m not. All i`m really trying to say is by letting go of all hopes i got, by almost not expecting anything to go well, I`m letting myself go from a very heavy burden on my back. By doing this, i reacted only to what really happened in the present, and save me from disappointments and most of all, regrets.
I`m not telling you that i`m sort of a paranoid freakazoid and suspects everything would go wrong. Just simply take a reality check once in a while and think about this. Life is not schoolyard math. In reality, one plus one is not always two, because nuttin is exactly what it is. There`s always this hidden numbers, you know, like when you think about something or someone and not saying it loud ? well..guess what, we all did it, and small matters like this do have an effect on how things end up. If i draw a straight line from one point in my life right now to another one in the future, one little distraction would take me somewhere else. Maybe something better than what i`ve expected, maybe something worse. But that`s my fate, and there`s not much i can do about it. In the process, i`ll try to do what i have to do, when i really have to deal with it, and enjoy, enjoy,enjoy…
Dear God -- 16 Maret 2005
Yang ini juga 5 tahun lalu. 16 Maret 2005....
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan
penderitaanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau
mengalahkannya.
Aku meminta kepada Tuhan untuk
menyempurnakan kecacatanku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara.
Aku meminta kepada Tuhan untuk
menghadiahkanku kesabaran.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan; itu tidak
dihadiahkan,itu dipelajari.
Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku
kebahagiaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku memberimu berkat, kebahagiaan adalah
tergantung padamu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan
penderitaan.
Tuhan menjawab, Tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian dunia
dan membawamu mendekat padaKu.
Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan
rohku.
Tuhan menjawab, Tidak.
Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku
akan memangkas untuk
membuatmu berbuah.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga
aku dapat menikmati hidup.
Tuhan menjawab, Tidak.
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat
menikmati segala hal.
Aku meminta kepada Tuhan membantuku
mengasihi orang lain, seperti Ia mengasihiku.
Tuhan menjawab Ahhh, akhirnya kau mengerti









.jpg)






