Powered By Blogger

Find This Blog!

Sabtu, 06 November 2010

Janji?

Jagalah selalu kesehatanmu sayangku.
Karena dari tubuhmulah akan tumbuh sayap-sayapmu.
Terbang bersama mimpi-mimpi berkelana,
menjelajah setiap keinginan dan harapan,
untuk menghiasi awan pengembaraan.

Jagalah selalu pikiranmu sayangku.
Karena dari pikiranlah semua langkahmu
akan membawamu kepada kebebasanmu,
meruang bersama setiap kemungkinan
dan pilihan–pilihan yang kadang memuakkan.

Jagalah selalu jiwamu sayangku.
Karena dari jiwamulah sebenarnya matamu berada
untuk melihat dan memahami hidup yang sering
tak begitu ramah kepada kita dan memperbudaknya pada ketakutan yang kita ciptakan
sendiri.

Jagalah selalu hatimu sayangku.
Karena hanya hatimulah yang tak akan pernah membohongimu,
dan yang selalu setia mencintaimu melebihi siapapun di dunia ini…
Termasuk aku (tentu saja).
Dari hatimu jugalah semua kebenaran akan pencarian akan menemui muaranya.

jagalah selalu dirimu baik-baik sayangku..



...

janji?



....You're all kinds of beauty as you end my crazy day.
And you sweetly retire as the stars chase you away :)

Kamis, 30 September 2010

Boots Moods





























































Photographed by Suryo Tanggono, model: Silvia

Just Another Photo Shoot














































Photographed by Suryo Tanggono, model: Sheila Mahdali

Rabu, 29 September 2010

Back To The Future!































Photographed by Busur for Sony Ericsson Jalou Advertorial
Models: Salvita, Sisvi

Selasa, 28 September 2010

Dreamy Wonderland

Photographed by Irvan Arryawan, model: Laura Basuki



































Senin, 27 September 2010

Soma Mandala - Amrita












Aku tak sepenuhnya mengenalnya,

Tidak sepenuhnya yakin apa warna bola matanya,
Tidak tahu ia datang dari barat, timur, utara, atau selatan.
Yang aku tahu,
Kutemukan dirinya dalam secangkir caffé latte hangat,
Dengan tambahan satu sendok makan bubuk cokelat pekat,
Dan ditemani 3 batang rokok sampoerna mild

Kuhirup aromanya,

Meresapi manisnya, pahitnya,

Dan aku akhirnya tahu,
Bola matanya cokelat dan menenangkan,
Ia tidak datang dari barat, timur, utara, maupun selatan....
Melainkan dari hati.

Aku tak mau tanggal lahirnya,
Asalkan tahu dia ada kemarin, sekarang, esok.
Aku tak butuh tahu berapa lama dia berada disini,
Asalkan bisa rasakan keberadaannya.

Tak perlu hafal nama panjangnya,
Asalkan dia tahu aku yg memanggilnya.

Aku cukup tahu,
Dia,
Yang kutemukan dalam segelas caffé latte hangat,
Dengan tambahan satu sendok bubuk
cokelat pekat,
Dan ditemani 3 batang rokok sampoerna mild.

.................

Kamu.


Ya,
Kamu :)

Sabtu, 11 September 2010

Doa

Suatu hari nanti, saat saya berada di dalam kondisi dimana saya tidak mungkin berdamai lagi dengan kehirukpikukan dunia ini, saya pasti akan traveling berbulan2, dan mungkin bertahun2 tanpa rencana apapun.
Cukup dengan membawa ransel & hati sebagai peta.
Dan saya akan benar-benar merasakan bahwa saya adalah anak Semesta yang sesunggunya.
Semoga.